Google+

Akibat Berobat dengan Arak

Leave a comment

October 24, 2012 by rayyanmaretan

 

Fudhail bin Iyadh pernah mendatangi muridnya yang sedang sakaratul maut. Beliau membimbing muridnya tersebut untuk membaca syahadat, tetapi lisannya tidak mampu mengucap syahadat. Beliau pun mengulang-ulang bacaan syahadat, lalu muridnya tersebut mengatakan, “Saya tidak dapat mengucapkannya. Saya telah berlepas diri darinya.”

Kemudian Fudhail keluar dari sisi muridnya tersebut seraya menangis. Selanjutnya pada suatu waktu setelah kematian muridnya tersebut, beliau memimpikan si murid di dalam tidurnya. Ternyata ia sedang diseret ke neraka, lalu beliau bertanya kepadanya, “Hai miskin! Lantaran apa ma’rifat dicabut dari dirimu?” Ia menjawab, “Hai guru! Dulu saya mempunyai penyakit, lalu saya mendatangi seorang dokter. Dokter tersebut memberi saya saran kepadaku, ‘Kamu harus minum segelas arak setiap tahun. Jika kamu tidak melakukannya, maka penyakitmu masih tetap bersarang di tubuhmu.’ Maka, saya pun meminumnya setiap tahun untuk berobat.”

Demikianlah akibat yang diterima oleh seseorang yang minum arak bukan untuk pengobatan?” Sungguh, Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah bersabda:

ان الله لم يجعل شفاء أمتي فيما حرم عليها

“Sesungguhnya Allah tidak menjadikan obat bagi umatku pada sesuatu yang diharamkan bagi mereka.” (Imam Bukhori menyatakan hadist ini mauquf sampai pada Ibnu Abbas. Di-shahih-kan oleh Al-Albani di As-Silsilah Ash-Shohihah [1633])

sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, Muhammad Amin Al-Jundi

Komentar Anda ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: